BREAKING NEWS

ilmul yakin

dua ilmu penting

Category 7

Rabu, 19 Agustus 2015

ILMULYAKIN

Para pendengar dan pembaca yang terhormat



saya akan menerangkan filsafat yang maha penting ini secara ilmu exacta , jadi bukan secara dogmatis atau secara kepercayaan biasa saja , tetapi secara wetenschap , sehingga BEIGRIEF atau PENGERTIAN KETUHANAN YANG MAHA ESA menjadi bukan lagi hanya KEPERCAYAAN SEMATA-MATA yang tidak beralasan ilmiah , tetapi BEGRIEF ketuhanan yang maha esa , menjadi ilmu yang exact (BELIEF IN GOD IS NO LONG ER MORE A BELIEF , BUT IT HAS BECOME TO BE A SEINCE)

Sehingga kepercayaan yang timbul karenanya akan begitu kuat sehingga menerbitkan "ILMULYAKIN dan 'AINULYAKIN" yang maha kuat pula"

Keyakinan yajing maha kuat yang serupa ini , adalah SYARAT MUTLAK dan MODAL UTAMA dalam ilmu kejiwaan untuk mendasarkan segala lanjutan perkembangan keagamaan seorang PRIBADI yang kokoh , luhur , berbudi , yang akan membentuk setiap individu mnjadi PRIBADI YANG MENANG , menang dalam arti kata yang seluas-luas-nya , menang dalam SEGALA TEMPAT , MASA dan KEADAAN , karena didalam dada PRIBADI yang serupa itu bersemayam TUHAN YANG MAHA ESA , TUHAN YANG MAHA MENANG , dan apa yang dihampiri diproleh itu . " Berhampir pada api panas , berhampir pada es dingin" berhampir pada yang MAHA MENANG , TURUT MENANG.

Dengan dasar ilmu-ilmu kelak , dapat diterangkan kejadian-kejadian bahkan kejadian-kejadian dari ketuhanan Yang Maha Esa yang mendahir via Rosul-rosul-nya  , via Wakil-wakil-nya atau Wali-walinya dan kholifah-kholifah-nya dan sebagai-nya.

Seperti juda pada zaman dahulu kala ,ilmu alam , ilmu kimia dan lain-lain dipraktekkan secara kebetulan saja , dan dapat dipergunakan untuk tujuan-tujuan yang kurang baik , seperti ilmu kimia yang dalam bahasa Egypt disebut "chems" yang artinya "hitam" karena praktek-ilmu ahli ilmu itu pada jaman dahulu selalu ditujukan pada pekerjaan-pekerjaan yang kurang baik separti "black magic" , guna-guna dan lain-lain.

Tetapi sesudah ilmu kimia disusun secara wetenschap oleh sarjana-sarjana besar pertama , umpamanya Lavoisier , proust , Dalton , Berzelius , Avogadro , Gay Lussac dan lain-lain yang dilanjutkan lagi oleh Rutherford , Niels Bhor , Arrhenius ,Mendelejeff , guldberg & Waage , Hoss dan Einstein , maka ilmu kimia telah menjadi ilmu yang maha penting didunia sebagai ilmu yang obyektief , yang besar sekalimanfaatnya bagi manusia dan prikemanusiaan , seperti yang diucapkan oleh John dalton : Chemistry has proved to be a great blessing to mankind" .

Seperti hal-nya dengan ilmu kimia diatas , juga ilmu ketuhanan yang maha esa secara ilmiah exacta kami coba menerangkannya , ilmu yang mana mudah-mudahan nanti akan merupakan ilmu yang obyektif yang dapat diterima oleh setiap ummat manusia dan memakaikannya pada agamanaya masing-masing , sedapat mungkin dalam perasaan ini , kita tidak mengupas syarat-syarat agama yang husus bagi tiap-tiap agama , tetapi hanya soal Universeel-nya saja , Yaitu soal KETUHANAN-NYA SECARA ILMIAH yang dalampelaksanaan tehnik dari praktek-nya atau yang disebut orang Amalan-nya , harus diturut ajaran-ajaran dari Nabi-nabi-nya masing-masing , karena nanti kita lihat bahwa ke-rasul-an seorang Nabi dalam arti yang hakiki adalah awal dari ketuhanan yang Maha Esa (aangri jpingspuntnya menurut istilah mechanica) .
Kita membahas pada risalah ini salah satu sila dari dasar segala agama yaitu : "Ketuhanan yang Maha Esa" ditinjau dari sudut wetenschap exacta.

Posting Komentar

 
Copyright © 2013 THEOLOGY EXACTA
Powered byBlogger